Sistem kami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS alas lantay untuk olahraga loncat. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS Teka Teki Silang populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Gunakan tanda tanya ? untuk huruf yang tidak diketahui. Contoh J?W?B
Bahsegireriz TTS Pintar oyununda zor bir seviyede kaldın, değil mi? Endişelenme, sorun değil. Oyun zor ve zordur, bu yüzden birçok insanın yardıma ihtiyacı var. Bazı seviyeler zordur, bu yüzden kendiniz geçemezseniz, TTS Pintar Alas lantai untuk olahraga loncat cevaplarında size yardımcı olabilecek bu kılavuzu yapmaya karar verdik. Dari Wiktionary bahasa Indonesia, kamus bebas Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian bahasa Indonesia[sunting] Nomina alas lantai kain kanvas tahan air, biasanya dipakai untuk menutupi seluruh lantai Sinonim Terjemahan[?] Lihat pula Semua halaman dengan kata "alas lantai" Semua halaman dengan judul mengandung kata "alas lantai" Lema yang terhubung ke "alas lantai" Pranala luar Definisi KBBI daring KBBI V, SABDA KBBI III, Kamus BI, Tesaurus Tesaurus Tematis, SABDA Terjemahan Google Translate, Bing Translator Penggunaan di korpora Corpora Uni-Leipzig Penggunaan di Wikipedia dan Wikisource Wikipedia, Wikisource Ilustrasi Google Images, Bing Images Jika komentar Anda belum keluar, Anda dapat menghapus tembolok halaman pembicaraan ini. Belum ada komentar. Anda dapat menjadi yang pertama lbs Bahasa Indonesia a ° ‧ b ° ‧ c ° ‧ d ° ‧ e ° ‧ f ° ‧ g ° ‧ h ° ‧ i ° ‧ j ° ‧ k ° ‧ l ° ‧ m ° ‧ n ° ‧ o ° ‧ p ° ‧ q ° ‧ r ° ‧ s ° ‧ t ° ‧ u ° ‧ v ° ‧ w ° ‧ x ° ‧ y ° ‧ z ° Kategori Kata Kata dasar Kata berimbuhan Kata ulang Turunan kata Gabungan kata majemuk Frasa Turunan frasa Morfem Imbuhan Prakategorial Morfem terikat Morfem unik Peribahasa/idiom Kiasan/ungkapan Kependekan singkatan dan akronim Bahasa daerah Bahasa asing/serapan Kata dengan unsur serapanKelas kata Adjektiva Adverbia Artikula Interjeksi Interogativa Konjungsi Nomina Numeralia Partikel Preposisi Pronomina VerbaRagam bahasa Arkais tidak lazim / Ejaan lama Cakapan tidak baku / nonformal / variasi Klasik naskah kuno Kasar Hormat Feminin MaskulinBidang ilmu /Leksikon Administrasi dan Kepegawaian Agama Budha Agama Hindu Agama Islam Agama Katolik Agama Kristen Anatomi Antropologi Arkeologi Arsitektur Astrologi Astronomi Bakteriologi Biologi Botani Demografi Ekonomi dan Keuangan Elektronika Entomologi Farmasi Filologi Filsafat Fisika Geografi dan Geologi Grafika Hidrologi Hidrometeorologi Hukum Ilmu Komunikasi Kedirgantaraan Kedokteran dan Fisiologi Kehutanan Kemiliteran Kesenian Kimia Komputer Linguistik Manajemen Matematika Mekanika Metalurgi Meteorologi Mikologi Mineralogi Musik Olahraga Pelayaran Pendidikan Penerbangan Perdagangan idNegasiIndeks Alfabetis Frasa Frekuensi Kiasan Peribahasa Serapan Gambar 206 kata benda dasar Swadesh 207 kata dasar Kata perhentian stopwords RimaImbuhan Nomina -an ke-/ke-an/keber-an/kepeng-an/kese-an/keter-an/ketidak-an pe-/pe-an per-/per-an se-/se-an Adjektiva ter- se- ke- Verba ber-/ber-an/ber-kan me-/me-i/me-kan di-/di-i/di-kan ku-/ku-i/ku-kan kau-/kau-i/kau-kan memper-/memper-i/memper-kan diper-/diper-i/diper-kan kuper-/kuper-i/kuper-kan kauper-/kauper-i/kauper-kan -i -kan Akhiran -ku -mu -nya -kah -lah -tah Sisipan -er-, -el-, -em-, -in- KategoriBahasa Indonesia IndeksBahasa Indonesia ProyekWiki bahasa Indonesia Lampiran bahasa Indonesia Bahasa daerah sebagian atau seluruh definisi yang termuat pada halaman ini diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia Kategori Frasa bahasa IndonesiaidNomina frasaFrasa mengandung kata alasFrasa mengandung kata lantaiNilaiJawabanSoal/Petunjuk MATRAS Alas lantai untuk olahraga loncat atau senam AEROBIK Senam lantai GIMNASTIK Senam, gerak badan, olahraga KARPET Kain alas lantai yang biasa ada di rumah dan dipakai duduk-duduk CAMBUK Gerakan melentingkan badan pada olahraga senam YOGA Olahraga senam dengan latihan pernapasan dan pikiran KERAMIK Batu keras putih biasa dipakai alas lantai TERASO Alas lantai, dinding, dan sebagainya yang dibuat dari batu alam kecil-kecil ATLETIK Cabang olahraga yang terdiri dari nomor-nomor lari, jalan, lompat, loncat, dan lempar KAYANG Salah satu gerak tubuh yang membentuk huruf U terbalik pada olahraga senam KESET Alat yang biasa diletakkan di lantai dekat pintu masuk untuk membersihkan alas kaki PLANK Gerakan olahraga yang mengharuskan seseorang menempatkan kedua sisi tangannya, termasuk siku, di permukaan lantai atau tanah, kemudian meletakkan bagian tubuh lainnya seperti ingin push-up WAITANKUNG Olahraga senam berasal dari Cina dengan 12 jurus gerakan yang sederhana agar 5 organ tubuh bagian dalam paruparu, jantung, ginjal, hati, dan limpa selalu dalam keadaan baik BERSETUNGGANG Berjungkir kaki ke atas, kepala ke bawah senam pagi adalah olahraga paling ringan, tidak terdapat gerakan badan ~; ~ balik berjungkir balik; berpu... GELESOT Menggelesot v 1 duduk di tanah, lantai, dsb tanpa alas ia - di tanah dekat pintu gerbang sambil minta- minta; 2 beringsut sambil duduk si buntu... DASAR Alas PIUTANG Uang yang dipinjamkan yang dapat ditagih dari orang; berpiutang mempunyai uang yang dipinjamkan kpd orang lain siapa-siapa yang berhutang dan ~ kp... LOMPAT Loncat UBIN Lantai SPORT Olahraga KRIDA Olahraga LAPIK Alas SENDI Alas
Kemudianuntuk lebarnya, standarnya adalah 1,5 hingga 2 meter dengan ketebalan antara 4,0 sampai 8 mm. Di luar itu ada standar lantai olahraga yang baik dan terbuat dari bahan vinyl yang dibuat dalam ukuran yang lebih besar dengan bentuk lembaran. Bukan itu saja, ada sebagian distributor yang menyediakan lantai ini dengan ukuran kecil berbentukUnduh PDF Unduh PDF Bagi para atlet, berlatih agar mampu melompat vertikal lebih tinggi sangat bermanfaat meningkatkan performa saat berolahraga. Kemampuan melompat vertikal lebih tinggi akan membuat Anda lebih berprestasi di berbagai bidang olahraga, misalnya bola basket, gimnastik, dan bola voli. Selain itu, latihan yang teratur membuat tubuh lebih atletis dan lebih lentur. Anda bisa mempertinggi lompatan vertikal dengan berlatih kalistenik latihan untuk mengembangkan kekuatan dan bentuk tubuh, pliometrik latihan peregangan dan kontraksi otot yang cepat dan berulang untuk meningkatkan daya otot, dan angkat beban. 1 Lakukan latihan pliometrik untuk membangun otot kaki. Latihan pliometrik sangat bermanfaat mempertinggi lompatan vertikal. Latihan ini membutuhkan kekuatan eksplosif untuk melatih dan membesarkan otot, misalnya dengan melompat dan berlatih beban menggunakan berat badan.[1] Lakukan latihan pliometrik maksimal 2 kali seminggu. Setiap selesai berlatih, Anda harus beristirahat minimal 2 hari. Sisihkan waktu untuk beristirahat minimal satu hari penuh dalam seminggu. Tip Lakukan latihan yang lain, misalnya aerobika, angkat beban, dan/atau kalistenik ketika Anda tidak berlatih pliometrik karena sedang beristirahat. 2 Lakukan jump squat. Berdirilah sambil merenggangkan kedua telapak kaki selebar pinggul lalu lakukan squat serendah mungkin. Alih-alih berdiri lagi perlahan-lahan, melompatlah sambil berputar 180° lalu lakukan squat saat mendarat. Jangan pernah meluruskan lutut dan berdiri tegak saat mendarat setelah melompat. Lakukan gerakan yang sama setiap melompat. Contohnya, saat pertama kali melompat, berputarlah ke kanan sehingga Anda menghadap ke belakang lalu melompat lagi sambil berputar ke kiri sehingga Anda menghadap ke depan dan seterusnya.[2] Lakukan gerakan ini 3 set masing-masing 5 kali lalu tingkatkan menjadi 3 set masing-masing 8 kali. 3 Lakukan Bulgarian split squat. Berdirilah sekitar 20-30 cm dari bangku atau kursi lalu letakkan punggung kaki kanan di atas tempat duduk. Turunkan tubuh sampai tumit kanan hampir menyentuh lantai lalu kembali berdiri tegak sambil menekan tumit kiri ke lantai. Saat ini, Anda sudah melakukan 1 gerakan.[3] Lakukan gerakan ini 3 set masing-masing 8 kali. 4 Lakukan box jump. Siapkan kotak yang cukup kuat untuk menyangga tubuh Anda lalu letakkan di lantai di depan telapak kaki. Melompatlah ke atas kotak dengan gerakan menghentak sekuat tenaga. Turunlah dari kotak sambil melompat dan mendaratlah dalam posisi meringkuk.[4] Lakukan gerakan ini 3 kali. Berfokuslah pada intensitas, dan bukan kuantitas gerakan. 5 Lakukan lompat tali. Latihan ini bermanfaat menguatkan otot yang harus digunakan saat melompat dan meningkatkan kemampuan melompat. Berlatihlah di permukaan yang keras, misalnya di lantai kayu. Pastikan ada ruang yang cukup lapang agar tali bisa berputar ke atas kepala. Sisihkan waktu untuk berlatih lompat tali 10 menit sehari. Anda boleh berlatih langsung 10 menit atau membaginya menjadi beberapa sesi masing-masing 2-3 menit diselingi istirahat dan/atau latihan yang lain.[5] Jangan melompati putaran tali dengan hanya salah satu kaki seperti sedang berlari di tempat. Rapatkan pergelangan kaki supaya Anda melompat dengan kedua kaki secara bersamaan. Melompatlah lebih cepat jika kemampuan sudah meningkat. Mulailah berlatih dengan memutar tali perlahan-lahan dan melompatlah kecil-kecil untuk menjaga keseimbangan. Jika sudah siap, putarlah tali lebih cepat dan melompatlah lebih tinggi. Iklan 1 Lakukan latihan kalistenik setiap hari untuk meningkatkan kelenturan otot. Salah satu aspek latihan kalistenik adalah berlatih angkat beban untuk memperbesar otot menggunakan berat badan. Anda bisa berlatih kalistenik di mana saja untuk meningkatkan kekuatan dan ketangkasan sebab latihan ini tidak membutuhkan peralatan. Untuk mempertinggi lompatan vertikal, lakukan latihan kalistenik yang berfokus menguatkan dan melenturkan otot kaki, misalnya Push up, loncat bintang, sit up, dan lunge. Catatan Latihan kalistenik boleh dilakukan setiap hari. Akan tetapi, usahakan untuk beristirahat minimal 1 hari dalam seminggu.[6] 2Lakukan peregangan otot setiap hari. Latihan peregangan bermanfaat mencegah cedera sewaktu berolahraga dan meningkatkan kekuatan melompat. Oleh sebab itu, lakukan peregangan yang berfokus melenturkan otot kaki, misalnya dengan melakukan quads stretch berdiri sambil memegang punggung kaki lalu menarik tumit sedekat mungkin ke bokong dan toe touch berdiri sambil menyentuh jari kaki.[7] 3 Lakukan calf raises. Berdirilah sambil merapatkan telapak kaki. Berjinjitlah sambil bertumpu pada jari kaki lalu turunkan tumit perlahan-lahan. Lakukan gerakan lambat agar otot kaki lebih aktif.[8] Agar hasilnya lebih maksimal, letakkan bola telapak kaki di pinggir beban barbel atau anak tangga. Mulailah berlatih dengan melakukan calf raises 20 kali lalu tingkatkan secara bertahap agar terasa lebih menantang. 4 Lakukan deep squat. Berdirilah sambil merenggangkan kedua telapak kaki selebar pinggul sambil menjejakkan kaki di lantai. Tekuk kedua lutut lalu turunkan tubuh perlahan-lahan serendah mungkin sambil meluruskan punggung dan leher. Tahan sejenak lalu berdiri lagi.[9] Saat melakukan deep squat, turunkan tubuh sampai pinggul lebih rendah daripada lutut. Jika dilakukan sebaik mungkin, postur squat akan membuat Anda terasa seperti sedang melatih tubuh bagian bawah secara menyeluruh sambil meregangkan otot punggung dan perut. Mulailah berlatih dengan melakukan deep squat 3 set masing-masing 10 kali. Untuk menguatkan pergelangan kaki, lakukan gerakan ini beberapa kali sambil berjinjit. 5 Lakukan lunge. Dari posisi berdiri, langkahkan kaki kanan ke depan sambil menekuk lutut. Condongkan tubuh ke depan, tetapi pastikan lutut kanan berada tepat di atas tumit. Tahan sejenak lalu kembali berdiri tegak. Lakukan gerakan yang sama dengan melangkahkan kaki kiri ke gerakan ini 3 set masing-masing 10 kali untuk setiap sisi. 6Berdirilah dengan 1 kaki. Berdiri dengan satu kaki secara bergantian bermanfaat menguatkan pergelangan kaki agar tidak cedera saat Anda mendarat setelah melompat. Berdirilah tegak sambil menatap objek diam di depan Anda. Angkat 1 kaki dari lantai lalu bertahanlah sampai kaki terasa lelah. Lakukan gerakan yang sama sambil mengangkat kaki yang lain. Iklan 1 Lakukan latihan angkat beban yang berfokus menguatkan otot kaki. Meningkatnya kekuatan otot kaki membuat Anda mampu melompat lebih tinggi. Hal ini bisa dicapai dengan berlatih menggunakan beban untuk menguatkan otot kaki. Lakukan latihan beban 2-3 kali seminggu. Catatan Setelah berlatih angkat beban, beristirahatlah minimal 1 hari sebelum berlatih lagi. Lakukan latihan yang lain saat Anda tidak berlatih beban. Sisihkan waktu untuk beristirahat minimal sehari penuh dalam seminggu. 2 Lakukan trap bar deadlift. Latihan ini berbeda dengan latihan beban menggunakan barbel biasa sebab kali ini, kaki Anda berada di antara 2 tiang barbel yang ujungnya menyatu. Setelah berdiri di celah tiang barbel, tekuk lutut untuk memegang barbel lalu berdiri tegak sambil mengangkat trap bar dengan kedua lengan lurus di sisi tubuh. Tahanlah sejenak lalu turunkan beban perlahan-lahan.[10] Sebelum berlatih, tentukan berat beban yang mampu Anda angkat. Saat mengangkat barbel, aktifkan otot perut dan luruskan lengan tanpa mengunci siku. 3 Lakukan snatch sambil memegang dumbel dengan 1 tangan. Letakkan dumbel di lantai di depan telapak kaki. Lakukan squat untuk mengambil dumbel dari lantai, 1 dumbel dengan 1 tangan. Berdiri lagi lalu angkat dumbel sambil meluruskan kedua lengan ke atas. Tahanlah sejenak lalu turunkan dumbel ke lantai.[11] Lakukan gerakan ini 3 set masing-masing 8 kali. Mulailah berlatih menggunakan beban yang ringan dan berfokuslah pada kecepatan bergerak. 4 Lakukan squat sambil memegang barbel. Berdirilah sambil merenggangkan kedua telapak kaki selebar pinggul. Letakkan tiang barbel di bahu atau peganglah 2 dumbel setinggi bahu, 1 dumbel dengan 1 tangan. Lakukan squat sambil menurunkan tubuh serendah mungkin tanpa mengubah posisi beban. Tahanlah sejenak lalu berdiri lagi.[12] Lakukan gerakan ini 3 set masing-masing 8 kali. Jika menggunakan dumbel, mulailah berlatih dengan dumbel 2 kg lalu tingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan. Para pemula yang ingin menggunakan barbel, pakailah tiangnya saja sebagai beban. Iklan 1Berlatihlah melompat. Pantaulah progres lompatan dengan melompat vertikal beberapa hari sekali. Akan tetapi, jangan hanya berlatih melompat sebab progresnya akan melambat. Lakukan juga latihan lain agar kondisi fisik Anda tetap prima sehingga mampu menunjukkan performa sebagai atlet terbaik saat berolahraga.[13] 2Cari tahu tinggi lompatan Anda saat ini. Berdirilah dekat dinding atau tiang sambil mengangkat tangan setinggi mungkin. Mintalah teman memberi tanda posisi tertinggi menggunakan kapur tulis atau penanda yang lain yang mampu Anda sentuh dengan jari tangan sambil berdiri tegak. Kemudian, melompatlah sambil mengangkat tangan yang sama lalu mintalah teman memberi tanda posisi tertinggi yang mampu Anda capai saat melompat. Ukurlah jarak kedua tanda untuk mencari tahu tinggi lompatan vertikal Anda saat ini.[14] Tip Untuk mempermudah pengukuran, basahi ujung jari atau warnai ujung jari dengan kapur agar meninggalkan tanda saat Anda menyentuh dinding atau tiang. 3 Pilihlah cara praktis untuk memantau progres melompat. Anda perlu mencatat hasil pengukuran dan kapan pengukur dilakukan. Catatlah tanggal pengukuran dan tinggi lompatan. Anda boleh mencatat dengan berbagai cara, misalnya menggunakan kertas, komputer, atau ponsel. Buatlah catatan yang simpel dengan menulis tanggal dan tinggi lompatan menggunakan secarik kertas. Jika menggunakan komputer, simpanlah data dalam fail Word atau Excel. Simpanlah data di ponsel menggunakan aplikasi Note. 4 Lakukan pengukuran setiap minggu. Anda bebas menentukan kapan ingin mengukur tinggi lompatan. Namun, pengukuran seminggu sekali akan lebih konsisten dan memberi Anda kesempatan berlatih untuk meningkatkan performa. Jika Anda lupa mengukur tinggi lompatan sesuai jadwal, ukurlah begitu ada kesempatan. Iklan Carilah informasi sebanyak mungkin sebelum memulai program latihan berbayar yang menjanjikan lompatan vertikal lebih tinggi sebab tidak semuanya bisa diandalkan. Nutrisi berperan penting saat berlatih untuk mempertinggi lompatan vertikal. Sebelum berlatih, konsumsilah makanan yang mengandung banyak protein dan karbohidrat sebagai sumber energi. Dengan demikian, otot mampu menyerap nutrisi dan sempat memulihkan diri sebelum latihan berikutnya. Jangan lupa melakukan pemanasan sebelum berolahraga. Peregangan otot yang baik harus dilakukan minimal selama 5 menit sebelum berlatih. Iklan Peringatan Jangan berolahraga secara berlebihan. Jika Anda mengalami cedera, sisihkan waktu untuk beristirahat sampai otot pulih kembali sebelum berlatih lagi atau menyesuaikan program latihan. Berkonsultasilah dengan dokter atau pelatih atletik sebelum memulai program latihan yang baru. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?Lebihjelasnya lagi, pengertian senam lantai adalah salah satu cabang olahraga yang unsur gerakannya seperti mengguling, melenting, keseimbangan lompat, serta loncat. Kemudian Sayuti Sahara (2010) memberi penegasan bahwa senam atau gymnastic merupakan suatu sistem latihan yang dilakukan untuk meningkatkan pengembangan fisik melalui latihan .